Jika Anda masih baru di dunia website dan hosting, pasti Anda bertanya-tanya, apa itu domain? Pada dasarnya domain atau nama domain diasumsikan sebagai alamat fisik. Sebagai contoh, navigasi satelit membutuhkan nama jalan atau kode pos untuk agar sistem bisa menyediakan arah. Sama halnya dengan web browser yang membutuhkan nama domain untuk mengarahkan Anda atau para pengunjung ke website.

Pada komputer dikenal dengan istilah IP Address yang mana digunakan sebagai pengalamatan sebuah komputer pada suatu jaringan. IP address terdiri dari 4 bagian, yang mana setiap bagian dipisah dengan menggunakan tanda titik, dengan range nilai 0 sampai 255. Setiap server masing-masing memiliki nomor IP address yang berbeda, Selain itu, dapat dikatakan bahwa nama domain berfungsi sebagai pengganti IP Address yang lebih sulit diingat karena berupa deretan angka acak.

Pengertian Domain

Domain adalah sebuah string pengenal yang digunakan untuk mengidentifikasi nama server seperti web server atau mail server pada sebuah jaringan komputer ataupun internet agar mudah untuk diakses oleh user. Pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address.

Dengan menggunakan domain anda tidak perlu lagi untuk mengingat alamat IP dari server yang akan anda tuju, sebab semuanya telah diatur oleh Domain Name Server (DNS) sehingga domain yang anda tulis akan terhubung lansung dengan alamat IP server, bisa kebayangkan bagaimana jika semua website yang ada hanya menggunakan IP adress yang terdiri dari banyak angka, pasti akan sulit untuk menghafal dan mengenalinya.

Seluruh penggunaan nama domain tersebut diatur oleh lembaga internasional bernama Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) dan untuk penggunaan domain dengan kode negara diatur oleh negaranya sendiri, contoh misalnya indonesia untuk domain .id diatur oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI)

Fungsi Domain pada Website

Pada suatu website, domain memiliki peran yang sangat penting adalah untuk mempermudah pengguna internet dalam mengakses suatu situs web serta mempermudah mengingat alamat situs web yang akan diakses dari pada harus menggunakan sederetan angka-angka rumit yang disebut Alamat IP, namun lebih dari itu, sebab nama domain itu sendiri nantinya akan menjadi identitas atau brand dari website yang anda miliki

Misalnya Anda ingin mengakses situs web google.co.id, jika Anda menggunakan Alamat IP maka Anda harus mengakses melalui kombinasi angka seperti 173.194.39.19, hal tersebut tentu akan menyulitkan pengguna internet. Domain saat ini telah menjadi sebuah kewajiban jika ingin membangun sebuah website, oleh karena itu kita bisa melihat sekarang ini banyak nama domain yang telah dibuat baik oleh perorangan atau sekelompok organisasi, lembaga resmi, organisasi non-profit dan profit dan lain-lain.

Berbagai Jenis – Jenis Domain

Tidak semua nama domain mengikuti formula dan aturan yang sama. Meskipun domain .com paling banyak digunakan, sekitar 46.5% website global, masih ada domain lain yang bisa Anda pilih, seperti .org dan .net. Berikut beberapa tipe domain yang paling banyak digunakan:

  • TLD: Top Level Domains

TLD merupakan sebuah bagian dari nama Domain atau alamat website yang terletak dibagian kanan sampai tanda titik dan tipe nama domain ini merupakan top level dari sistem nama domain di internet. Tersedia ribuan TLD yang bisa Anda gunakan tapi yang paling banyak digunakan antara lain adalah .com, .org, .net, dan .edu. Daftar TLD resmi dikelola oleh organisasi yang disebut Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan dapat Anda lihat di sini.

  • ccTLD: County Code Top Level Domains

ccTLD memuat domain yang hanya terdiri atas dua huruf dan didasarkan pada kode negara internasional misalnya .us untuk United States dan .jp untuk Jepang. Biasanya ccTLD digunakan oleh perusahaan yang membuat dedicated situs untuk area-area tertentu. Domain-domain tersebut tampil sebagai ‘sinyal’ bahwa suatu situs berada di negara atau wilayah yang ditargetkan.

  • gTLD: Generic Top Level Domain

Pada dasarnya, gTLD adalah TLD yang tidak menggunakan kode negara. Sebagian besar gTLD ditujukan untuk penggunaan website yang spesifik, misalnya .edu untuk website institusi pendidikan. Sampai di sini, Anda sudah memahami bahwa Anda tidak perlu memenuhi syarat tertentu untuk register gTLD. Sebagai contoh, .com tidak selalu ditujukan utuk website komersil.

Contoh lain dari penggunaan gTLD adalah .mil (militer), .gov (pemerintahan), .org (lembaga nirlaba dan organisasi), dan .net yang awalnya dibuat sebagai nama domain untuk penyedia layanan internet (ISPs), tapi sekarang bisa digunakan di bidang apa saja.

  • Second Level Domain

Setelah top level domain, bagian selanjutnya dari nama domain adalah SLD, atau Second Level Domain. SLD berada setelah TLD, yakni setelah bagian “.com” dari sebuah situs di Indonesia terdapat domain dengan akhiran .co.id, ac.id, atau web.id (Misalnya domain Postmedya.com berarti SLD nya adalah “Postmedya”, sedangkan TLD nya adalah .com.

  • Third Level Domain

Seperti yang bisa ditebak, setelah second level domain, masih ada third level domain. Ini adalah bagian selanjutnya dari nama domain ( Contoh domain pada kaskus.co.id mempunyai banyak sub domain, misalnya fjb.kaskus.co.id, lounge.kaskus.co.id, regional.kaskus.co.id, dan lain sebagainya. Selanjutnya kebutuhan tiap domain dan sub domain bisa berbeda-beda, namun tetap memiliki IP Address yang sama.)

Country Code Top Level Domain

  • .id : digunakan untuk situs atau website di negara Indonesia
  • .sg : digunakan untuk situs atau website di negara Singapura
  • .uk : digunakan untuk situs atau website di negara Inggris (kode domain yang “dikhususkan” oleh ISO 3166-1) (lihat pula .gb)
  • .us : digunakan untuk situs atau website di negara Amerika
  • .my : digunakan untuk situs atau website di negara Malaysia
  • .au : digunakan untuk situs atau website di negara Australia
  • cn : digunakan untuk situs atau website di negara China

Top Level Domain

  • .Com : digunakan untuk website komersial atau perusahaan.
  • .Net : digunakan untuk website network infrastruktur.
  • .Org : digunakan untuk website organisasi.
  • .Info : digunakan untuk website informasional.
  • .Edu : digunakan untuk website pendidikan dan terbatas hanya untuk pendidikan.
  • .biz : digunakan untuk website Bisnis.
  • .tv : digunakan untuk website Entertainment misalnya Televisi, Radio atau majalah.
  • .travel : digunakan untuk website Bisnis Pariwisata.
  • .Name : digunakan untuk website keluarga atau personal.
  • .Mil : digunakan untuk website angkata bersenjata atau Militer.
    Domain Indonesia

Domain Indonesia yang dikelola langsung oleh PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia)

  • .AC.ID : digunakan untuk website perguruan tinggi, institut dan sejenisnya
  • .WEB.ID : digunakan untuk website pribadi atau komunitas
  • .CO.ID : digunakan untuk website komersial, badan usaha dan sejenisnya
  • .NET.ID : digunakan untuk website penyedia jasa telekomunikasi yang berlisensi
  • .GO.ID : digunakan untuk website institusi pemerintah dan sejenisnya
  • .SCH.ID : digunakan untuk website sekolah
  • .MIL.ID : digunakan untuk website instansi militer
  • .OR.ID : digunakan untuk website organisasi

Jadi setelah Anda memiliki sebuah domain, langkah selanjutnya adalah meletakkan domain tersebut pada sebuah hosting, kemudian Anda bisa mulai membangun website Anda.

Related Posts