Ada banyak jenis dan contoh surat yang bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari–hari. Walaupun sudah banyak media komunikasi elektronik sekarang ini, namun penggunaan surat masih tetap tidak bisa ditinggalkan. Hal tersebut karena bisa dijadikan sebagai bukti otentik dan berguna sebagai media komunikasi yang resmi.

Sementara media komunikasi lainnya masih tidak bisa dikatakan sebagai media resmi sampai sekarang ini. Nah, sehubungan dengan surat, ternyata ada surat yang tak kalah penting dari jenis surat yang ada, salah satunya yakni surat pengunduran diri.

Ada kalanya dalam rentang waktu tertentu saat bekerja kita dihadapkan pada berbagai situasi yang mengharuskan terjadinya pengunduran diri dari tempat kita bekerja. Bekerja di perusahaan atau instansi tertentu memang menuntut seseorang untuk bekerja secara professional.

Dan harapannya, ia bisa tetap bekerja sampai jangka waktu yang lama bahkan hingga pensiun. Namun, tidak menutup kemungkinan dengan alasan tertentu seseorang memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan yang bersangkutan. Hal ini sangat wajar. Ada banyak faktor yang biasanya mendorong seseorang untuk memilih mengundurkan diri.

Mulai dari faktor internal hingga eksternal. Faktor internal yang mendorong seseorang untuk mengundurkan diri misalnya adalah karena adanya suatu penyakit yang membuat ia tidak lagi mampu bekerja secara maksimal.

Ada kalanya itu dipengaruhi oleh pilihan pribadi untuk fokus kepada bisnis atau hal tertentu sehingga ia terpaksa harus keluar dari perusahaan. Dan dibawah ini terdapat ulasan mengenai penjelasan mengenai surat pengunduran diri.

Apa Itu Surat Pengunduran Diri?

Surat pengunduran diri (Resign Letter) atau Surat Resign adalah jenis surat yang dibuat untuk menyatakan bahwa dirinya berhenti bekerja dari tempat di mana ia bekerja, baik itu bekerja di perusahaan swasta maupun bekerja di kantor pemerintahan. Mengundurkan diri dari pekerjaan merupakan hak seorang pegawai.

Ada banyak alasan seorang pegawai untuk mengundurkan diri diantaranya dari masalah gaji yang kecil, ia merasa tidak cocok dengan lingkungan pekerjaan, ia merasa bosan dengan pekerjaan sekarang dan ingin mencoba pekerjaan baru di tempat lain, tidak mendapatkan kenaikan jabatan dan lain sebagainya.

Surat pengunduran diri merupakan salah satu jenis surat yang seringkali digunakan hingga saat ini. Tidak hanya oleh para orang yang sudah bekerja, namun juga anak sekolah, mahasiwa dan para anggota organisasi tertentu. Mengundurkan diri berarti anda meminta untuk terlepas dari suatu perusahaan dan melepaskan semua tangung jawab anda di dalamnya.

Namun dengan demikian, tentu saja anda tidak akan menerima gaji lagi dari perusahaan dan ini berarti anda kehilangan penghasilan dari perusahaan tersebut. Tidak selamanya pengunduran diri berarti hal yang negatif, namun karena ini adalah situasi yang terkadang terkesan sensitif. Untuk itu, dibutuhkan sebuah penyampaian komunikasi yang tepat.

Dengan demikian andapun harus membuat sebuah surat pengunduran diri yang tepat dan sesuai dengan etika serta aturan yang baik. Surat pengunduran diri memang ditujukan untuk menyatakan bahwa anda ingin memutuskan ikatan kerja dengan perusahaan tempat anda bekerja.

Secara administratif, surat pengunduran diri dibutuhkan untuk kebutuhan arsip perusahaan dan juga dibutuhkan sebagai bukti hukum jika anda memang sudah tidak mempunyai lagi hubungan apapun dengan perusahaan tersebut.

Nah, untuk memperoleh hasil maksimal dan mendapatkan persetujuan dari atasan, tentunya anda harus memilih kata-kata yang tepat untuk mengajukan surat pengunduran diri ini, terlebih anda tentunya tidak ingindimarahi atasan gara-gara menggunakan kata-kata yang tidak patut. Untuk itu terdapat contoh surat pengunduran diri dibawah ini.

Contoh Surat Pengunduran Diri

Surat pengunduran diri sering kali menjadi suatu hal membuat banyak orang merasa dilematis. Bukan hanya karena kenangan atau kebersamaan yang telah terjalin diperusahaan saja, surat ini tidak sama dengan contoh surat lamaran kerja karena lebih menguras emosi.

Dengan pemilihan kata-kata yang tepat, diharapkan proses pengunduran diri dapat terjadi secara lancar tanpa adanya halangan atau pencegahan dari beberapa pihak yang merasa keberatan. Berikut ini contoh surat pengunduran diri dari jabatan yang bisa anda jadikan referensi, ketika anda memang sudah memikirkannya secara matang.

Medan, 15 Juni 2018

Kepada Yth. Mustafa Kamal NST

Direktur PT. Sinar Makmur

Medan

Dengan Hormat,

Melalui kedatangan surat ini, saya Margaretha bermaksud mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari PT. Sinar Makmur sebagai Customer Service terhitung sejak 20 Juni 2018.

Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya tidak lupa saya haturkan kepada semua pihak PT. Sinar Makmur yang telah memberikan kesempatan serta kepercayaan kepada saya. Dan tidak lupa saya juga memohon maaf tak terhingga kepada seluruh keluarga besar PT. Sinar Makmur apabila selama bekerja di perusahaan ini saya melakukan suatu kesalahan, baik yang disengaja ataupun yang tidak senjaga.

Saya sangat berharap, ke depan PT Sinar Makmur akan lebih berkembang dan senantiasa mendapatkan yang terbaik.

Hormat Saya,

Margaretha

Format surat pengunduran diri sangatlah sederhana. Semakin sederhana semakin baik. Tapi tetap harus memperhatikan etika, karena pengunduran diri seseorang merupakan hal yang kurang disukai oleh instansi atau perusahaan manapun.

Manfaat dan Tujuan Surat Pengunduran Diri

Memang tidak semua orang dapat bekerja lama di suatu jabatan. Ada orang-orang yang sangat mudah bosan sehingga merasa tidak nyaman dengan jabatan yang tak kunjung berganti, yah itu sih wajar-wajar aja ya. Dalam proses mengundurkan diri secara resmi maka dibutuhkan sebuah dokumen untuk mengarsipkan bahwa anda pernah bekerja di perusahaan tersebut.

Sebagaimana proses melamar kerja untuk memasuki suatu perusahaan, maka ketika meninggalkannya pun seharusnya ada surat yang mengarsipkannya.

Surat pengunduran diri adalah surat yang memuat pernyataan dan permintaan untuk berhenti dari segala tanggung jawab dan tidak lagi berstatu sebagai bagian dari perusahaan. Meski surat pengunduran diri ini memuat berbagai pernyataan yang cukup jelas, secara teknis surat pengunduran diri ini memiliki manfaat dan tujuan. Dan berikut penjelasannya.

1. Terlihat Lebih Terhormat dan Profesional

Setiap perusahaan, instansi ataupun lembaga tertentu pastilah memiliki aturan dan kebijakan masing-masing. Setiap kebijakan yang dibuat oleh perusahaan tersebut wajib dipatuhi oleh semua karyawan dan anggotanya. Anda misalkan, menjadi karyawan di perusahaan tersebut tidak boleh seenaknya sendiri keluar dari perusahaan yang bersangkutan.

Anda yang kebetulan keluar dan membuat surat pengunduran diri tentu akan menjadi orang yang taat pada aturan dan norma perusahaan. Dampaknya adalah anda akan dipandang sebagai seseorang yang lebih bertanggung jawab dan terhormat.

Di samping itu juga akan terlihat mempunyai tata krama yang baik di mata semua orang. Ini akan membersihkan nama anda dari persangkaan yang tidak-tidak, juga kekecewaan dari pihak perusahaan anda.

2. Perusahaan Memiliki Waktu Untuk Mencari Pengganti Anda

Jika anda mengirimkan surat pengunduran diri, maka perusahaan memiliki waktu untuk mencari pengganti posisi anda. Setiap jabatan atau posisi di perusahaan pasti memiliki tugas dan fungsinya masing-masing, jika anda meninggalkan perusahaan, maka kemungkinan kinerja perusahaan akan terhambat.

Karena itu, surat pengunduran diri menjadi penting agar perusahaan bisa dengan cepat menemukan orang yang akan menggantikan posisi anda. Apalagi saat ini, bukanlah hal yang mudah untuk mencari posisi-posisi tertentu, terlebih jika posisi anda di perusahaan cukup penting.

Di samping memudahkan perusahaan, anda juga akan lebih dihormati karena dengan begitu perusahaan akan selamat dari terbengkalainya tugas tertentu. Maka, manfaat kedua ini adalah untuk memberikan waktu kepada pihak perusahaan untuk mencari pengganti (karyawan baru).

Tips Mengajukan Pengunduran diri dari Jabatan

Ketika anda bekerja di suatu perusahaan tertentu sebagai karyawan tetap dan bukan karyawan kontrak, maka tentu anda bisa mengundurkan diri kapan saja. Pengunduran diri ini menjadi hak anda, dengan alasan apapun anda mengundurkan diri. Mungkin anda bisa saja mengundurkan diri dari perusahaan dengan tiba–tiba dan pemberitahuan terlebih dahulu.

Namun hal ini tetap tidak disarankan dan anda lebih baik memberikan permohonan pengunduran diri kepada atasan. Untuk itu terdapat beberapa tips yang mungkin dapat anda lakukan ketika ingin mengundurkan diri dari sebuah perusahaan (tempat anda bekerja).

  • Sopan. Berlakulah sopan, bagaimana pun anda pernah mencari nafkah atau menimbah ilmu terhadap orang di sekitar anda. Pengunduran diri bukan berarti putus hubungan.
  • Sertakan alasan yang jujur. Kejujuran adalah bagaimana orang menilai anda nanti, bukan tidak mungkin suatu saat anda akan membutuhkan jabatan ini lagi. Jadi jujurlah dengan alasan anda agar dihargai orang.
  • Sertakan permohonan maaf. Sesuai dengan adat orang timur, sertakan permohonan maaf bagi anda yang telah bekerja dan bergabung menjadi pemangkuh jabatan tersebut. Ini akan memberikan kesan positif bagi diri anda.

Dalam membuat surat pengunduran diri harus memperhatikan beberapa hal. Seperti halnya, menulis surat pengunduran diri dengan jelas, singkat dan padat. Kalimat yang digunakan adalah kalimat yang baik agar perusahaan dapat menyetujui surat pengunduran diri tersebut.

Mengucapkan terima kasih pada perusahaan yang telah menerimanya bekerja selama ini, juga kepada rekan-rekan kerja yang tidak langsung telah membantu dalam bekerja. Anda tidak perlu mencantumkan alasan pengunduran diri secara detail.

Menulis dan menyerahkan surat pengunduran diri kepada perusahaan sebelum benar-benar berhenti, hal ini untuk memberikan waktu kepada perusahaan mencari penggantinya. Surat pengunduran diri di tulis di kertas putih polos secara rapi.

Pengunduran diri anda dari suatu perusahaan tentunya merupakan sesuatu yang tidak mudah, mengingat banyak sekali orang yang sedang mencari pekerjaan dan menganggur hingga berbulan-bulan karena mereka tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang tepat.

Related Posts