Dalam mencari pekerjaan, tentunya diperlukan beberapa hal yang harus dipersiapkan, diantaranya adalah surat lamaran pekerjaan yang tentu saja harus dilampirkan dengan Riwayat Hidup yang biasa disebut juga dengan Curriculum Vitae (CV). Curriculum Vitae (CV) atau daftar riwayat hidup adalah dokumen yang memberikan gambaran mengenai pengalaman sesorang dan kualifikasi lainnya. Sebuah CV umumnya dijumpai saat seseorang melakukan lamaran kerja.

Curriculum vitae sering kali menjadi acuan utama untuk menentukan sementara posisi kerja berdasarkan keahlian calon pegawai yang tercantum di dalamnya. Tahukah Anda bahwa CV biasanya diminta oleh perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan. Tentu saja perusahaan butuh CV Anda, untuk memudahkan dalam mengevaluasi kompetensi atau kemampuan pelamar kerja. Melamar pekerjaan adalah sebuah aktifitas yang boleh dikatakan gampang-gampang susah sebenarnya.

Karena itu, aktifitas melamar pekerjaan tidak boleh diremehkan dan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Salah satu senjata yang sangat menentukan adalah surat lamaran kerja. Salah satu dokumen yang wajib disiapkan dalam proses melamar kerja adalah Curriculum Vitae atau CV. Dokumen ini berisikan informasi detail mengenai data diri seseorang seperti nama lengkap, alamat, tempat tanggal lahir hingga latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja.

Tidak ada batasan panjang CV  yang bisa dibuat, yang terpenting adalah bagaimana dokumen ini bisa memuat semua informasi untuk menggambarkan pengalaman akademis dan profesional Anda. Menjadi seorang lulusan akademis, peneliti, maupun yang menjabat sebagai profesor tentunya sangat membutuhkan apa itu namanya Curriculum Vitae. CV sendiri merupakan komponen penting dari surat lamaran kerja.

Melalui CV ini, maka profile dan garis besar kehidupan Anda akan tercermin secara singkat dan tergambarkan di dalamnya termasuk riwayat pendidikan dan pengalaman kerja Anda yang menjadi referensi bagi pihak perusahaan yang akan mewawancarai Anda. Dan berikut langkah-langkah membuat surat lamaran kerja :

5 Cara Tepat Membuat Curriculum Vitae

Sebagai langkah awal mendapatkan karier impian adalah dengan memberikan atensi pada CV Anda. Penerapan berbagai informasi yang tepat amatlah penting untuk mencuri perhatian perusahaan yang di tuju. Adapun langkah-langkah yang dapat anda lakukan ialah sebagai berikut:

1. Lakukan Job Research

Tentu saja memilih jenis pekerjaan itu adalah yang sesuai dengan bidang yang Anda minati. Namun, sebelum Anda membuat Curriculum Vitae, langkah pertama tentu saja Anda harus mencari informasi secara mendetail mengenai perusahaan dan jenis pekerjaan yang akan Anda lamar.

Anda dapat mencari via online atau menanyakan informasi kepada teman-teman dan kenalan Anda. Tulislah segala informasi berkenaan dengan segala persyaratan pelamar seperti kualifikasi pekerjaan, keterampilan atau keahlian, usia dan tak jarang industri yang mencari pekerja yang sudah memiliki pengalaman bekerja selama rentang waktu yang dikhususkan.

Selain itu, Anda juga perlu mencari tahu segala informasi mengenai visi, misi dan nilai-nilai serta etos kerja yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut. Melalui beberapa informasi tersebut, Anda dapat menyortir (memilih), industri mana yang akan Anda tuju untuk dikirimkan surat lamaran berikut dengan CV Anda.

2. Isi CV Profesional

Kemungkinan besar perekrut (orang yang memeriksa cv Anda) tidak punya banyak waktu untuk menyaring semua CV yang terkirim dengan membaca secara detail/lengkap keseluruhan isi CV.

Perekrut kadang hanya membaca poin-poin penting dalam CV Anda tanpa banyak memperhatikan secara detail mengenai diri Anda secara keseluruhan, misalnya mengenai makanan kesukaan Anda, nama anak/istri anak Anda dan sejenisnya. Isi CV yang dapat Anda tulis antara lain :

  • Identitas Diri: Nama lengkap, alamat, nomor telepon dan alamat email.
  • Pendidikan: Pendidikan terakhir, jurusan dan IPK.
  • Personalitas: Gambaran singkat karakter diri Anda.
  • Keterampilan: Keterampilan yang Anda miliki.
  • Proyek dan Pengalaman Kerja: Hal yang sudah Anda selesaikan pada pekerjaan sebelumnya atau penghargaan yang pernah Anda dapatkan.
  • Training (Pelatihan Terbaru): Pelatihan yang telah diikuti 2–3 tahun terakhir.
  • Informasi Lain tentang Diri Anda: Hobi, referensi atau hal lain tentang diri Anda yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

3. Pilih Desain CV Yang Menarik

Setelah Anda menentukan pekerjaan yang Anda inginkan dan mulai mengisi CV Anda dengan identitas lengkap. Mulailah dengan mendesain CV yang menarik, awalnya CV atau Daftar Riwayat Hidup, memiliki desain klasik seperti piagam penghargaan dan dijual bebas di toko buku atau warung penjual ATK. Kini, desain CV telah mengalami perkembangan.

Jika Anda melakukan pencarian dengan kata kunci CV Design, ada banyak contoh desain atau format CV yang dapat Anda pilih sesuai keinginan. Misi Anda saat ini adalah memilih desain yang memikat.  Dari sekian banyak desain CV yang Anda temukan di internet, pilihlah desain yang memiliki tampilan sederhana, memiliki kombinasi warna yang sesuai dan menggunakan simbol-simbol yang mudah dipahami.

Pastikan desain yang Anda pilih dapat membuat pembaca memahami dengan baik informasi yang Anda tulis. Berilah batasan-batasan yang jelas untuk setiap bagian CV dan pilih warna yang sesuai sebagai background tulisan agar mudah dibaca. Hindari penggunaan warna mencolok tajam sehingga menimbulkan kesan kontras sehingga membuat mual, warna neon misalnya. Hanya gunakan warna lembut serta nyaman bagi mata.

4. Baca Kembali CV Anda

Saat membaca kembali CV Anda, perhatikan tata bahasa dan ejaan dari setiap kata yang telah Anda tulis. Hindari penggunaan bahasa gaul. Gunakanlah tata bahasa yang baik dan benar serta bahasa yang baku. Hal ini penting dilakukan untuk meminimalkan kesalahan dan memastikan bahwa CV Anda sudah tersusun dengan rapi, tanpa ada tata bahasa dan ejaan yang salah dan menggunakan kalimat yang jelas, singkat serta efektif.

Melalui CV ini, maka profile dan garis besar kehidupan Anda akan tercermin secara singkat dan tergambarkan di dalamnya termasuk riwayat pendidikan dan pengalaman kerja Anda yang menjadi referensi bagi pihak perusahaan yang akan mewawancarai Anda.

5. Analisis CV Anda

Akan sangat disesali ketika CV sudah dibuat dan dikirim ke perusahaan yang anda tuju, tapi baru menyadari ada typo (kesalahan dalam penulisan) di dalamnya. Untuk menghindarinya, minta bantuan orang lain untuk review CV kreatif Anda, terutama jika Anda menulis CV dalam Bahasa Inggris.

Dalam menganalisis CV yang telah Anda buat, Anda dapat berperan seolah-olah menjadi seorang HRD yang akan membaca CV tersebut. Agar lebih objektif dalam penilaiannya, Anda harus mengesampingkan diri Anda dan benar-benar memerankan diri sebagai bagian HRD yang sedang melakukan rekrutmen terhadap pelamar.

Langkah berikutnya, Anda dapat meminta bantuan teman atau sahabat Anda untuk menilai CV yang telah Anda buat. Buat perbandingan penilaian antara penilaian yang telah Anda buat dan penilaian yang teman Anda buat. Setelah itu, Anda dapat memutuskan untuk memperbaiki beberapa kesalahan yang ditemukan.

Langkah-langkah tersebut di atas sebetulnya masih dalam langkah awal dalam proses lamaran Anda kepada perusahaan karena Anda harus menempuh proses dan prosedur perekrutan kerja selanjutnya yang diatur oleh perusahaan yang bersangkutan. Awali langkah tersebut dengan membuat CV yang menarik.

Alasan perusahaan memerlukan CV dari si pelamar kerja adalah untuk memudahkan mengevaluasi kompetensi atau kemampuan pelamar kerja. Melalui CV ini, perusahaan bisa melihat profile dan garis besar kehidupanmu seperti riwayat pendidikan dan pengalaman di dunia kerja.

Hal ini sudah pasti akan menjadi reverensi bagi pihak perusahaan yang akan mewawancaraimu apakah mereka tertarik untuk merekrut Anda atau tidak. Maka dari itu demikianlah informasi mengenai cara tepat dalam membuat CV, semoga ulasan pada hari ini memberi manfaat bagi Anda.

Related Posts