Para ilmuwan tidak ada pernah habis nya mencari tau tentang teori-teori yang tidak masuk akal di bumi. Hal ini terlihat dari banyaknya hal-hal baru yang berhasil ditemukan oleh para ilmuwan di dunia.

Baru-baru ini, beberapa peneliti mencoba mengutarakan pendapat mereka terkait dengan hewan laut yang kita kenal sebagai gurita. Sekalipun beberapa dari kamu mungkin belum pernah melihatnya langsung, tapi setidaknya kamu pasti pernah melihat gambar atau fotonya diberbagai media.

Hewan laut yang satu ini sedikit mirip dengan cumi-cumi, hanya saja hewan tersebut memiliki ukuran yang lebih besar dari cumi-cumi pada umumnya. Seperti yang kamu ketahui, bentuk tubuh hewan ini memang sangat aneh dan beberapa dari kamu mungkin tidak begitu menyukai mereka.

Tapi meskipun begitu, di beberapa negara hewan ini sering hadir sebagai salah satu hidangan yang disajikan di sejumlah restoran ataupun di tempat-tempat makan lainnya. Namun, bukan berarti hanya karena hewan tersebut memiliki bentuk yang aneh, kamu bisa langsung mengatakannya sebagai salah satu spesies alien. Ini bukan hanya sekedar gurauan semata, karena beberapa waktu yang lalu hal seperti ini benar-benar terjadi.

Menurut para peneliti, hewan dengan betentakel besar itu adalah makluk alien. Apakah itu benar? atau cuma tipuan semata? Mari kita simak sama-sama, apakah benar gurita adalah seorang alien.

Apakah Gurita itu Alien?

Seringkali terjadi, setisp kali manusia menemukan sesuatu yang aneh dan unik, mereka pasti akan berlomba-lomba untuk memviralkannya dengan berbagai informasi yang terkadang terdengar ngawur.

Seperti misalnya yang terjadi beberapa waktu lalu, dimana sekelompok peneliti mengklaim bahwa gurita adalah alien. Hewan ini pertama kali datang ke Bumi karena sebuah meteor yang dingin. Dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa ledakan Kambrium 540 juta tahun yang lalu telah menghasilkan virus luar angkasa yang jatuh ke Bumi dari dampak meteor. Mereka beranggapan telur gurita yang dibuahi berada di atas papan meteor.

Tetapi, apakah itu baik membuat pernyataan yang belum begitu jelas bukti nya? Selama ini kita mengenal yang namanya proses evolusi, yang mampu menciptakan beberapa organisme baru yang terkadang mungkin terlihat aneh dan menyeramkan, yang mungkin tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Proses evolusi yang sama juga berlaku untuk gurita atau octopus.

Gurita selalu menjadi hewan yang sangat rentan terhadap teori alien. Perbincangan mengenai alien sampai saat ini masih menjadi pembicaraan yang paling favorit bagi masyarakat dunia, yang tidak akan menghentikan rasa penasaran manusia sebelum mereka mendapatkan kejelasan akan keberadaan mereka.

Itulah sebabnya mengapa teori alien akan selalu mengundang banyak respon dari berbagai kalangan. Seperti halnya teori terbaru yang telah dikemukakan oleh sekelompok peneliti yang serta merta mengatakan kalau hewan bertentakel tersebut sebenarnya berasal dari luar angkasa.

Tetapi sayangnya, mereka tidak memiliki bukti-bukti yang cukup kuat untuk meyakinkan masyarakat dunia. Jangankan bukti, melihat latarbelakang mereka saja, banyak masyarakat yang akan berpikir ribuan kali untuk mempercayai apa yang telah mereka tulis ataupun katakan terkait tentang hal tersebut.

Di dalam jurnal Progress in Biophysics dan Biologi Molekuler , mereka menulis, mengklaim dan mencoba menunjukkan bahwa gurita mungkin berasal dari luar angkasa. Mereka juga mengatakan bahwa seluruh pada ledakan Cambrian, yang berlangsung pada periode 541 juta tahun yang lalu, ketika keragaman hewan berkembang pesat, yang menghasilkan bentuk awal dari banyak makhluk hidup saat ini adalah berasal dari masuknya virus dari kosmos.

Sebanyak tiga puluh tiga penulis menyatakan kesetujuan mereka terhadap hal tersebut, yang ditandai dengan penandatanganan bersama untuk makalah ini, termasuk salah satu orang yang awalnya telah mengusulkan gagasan yang sangat kontroversial itu pada tahun 1970-an silam.

Terlepas dari penelitian tentang gurita yang di sebut sebagai alien. Gurita juga merupakan salah satu jenis hewan tanpa tulang belakang (invertebrata). Gurita termasuk juga hewan moluska dari kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala), ordo Octopoda dengan terumbu karang di samudra sebagai habitat utama. Tak hanya itu, berikut ini beberapa keunikan yang di miliki hewan bertubuh lunak ini.

Hal unik tentang gurita

  • Memiliki 3 buah jantung

Ternyata gurita memiliki 3 buah jantung yang 1 untuk memompa darah keseluruh tubuh 2 lainnya untuk memompa darah ke dalam masing-masing paru-paru.

  • Gurita hewan yang cerdas

1.  Gurita sangat cerdas dan kemungkinan merupakan hewan paling cerdas di antara semua hewan invertebrata. Hasil percobaan mencari jalan di dalam maze dan memecahkan masalah menunjukkan bahwa gurita mempunyai ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.

2. Gurita mempunyai sistem saraf yang sangat kompleks dengan sebagian saja yang terlokalisir di bagian otak. Dua pertiga dari sel saraf terdapat pada tali saraf yang ada di kedelapan lengan gurita. Lengan gurita bisa melakukan berbagai jenis gerakan refleks yang rumit, dipicu oleh 3 tahapan sistem saraf yang berbeda-beda.

  • Sistem pertahanan diri

Gurita biasanya memiliki tiga mekanisme pertahanan diri: kantong tinta, kamuflase dan memutuskan lengan.

  • Reproduksi

Gurita jantan bereproduksi dengan meletakkan kantong spermatofora ke dalam rongga mantel gurita betina menggunakan lengan istimewa yang disebut hectocotylus. Lengan kanan ketiga biasanya menjadi hectocotylus. Pada beberapa spesies, gurita betina bisa menjaga sperma agar tetap hidup sampai telur menjadi matang. Setelah dibuahi, gurita betina bisa bertelur hingga sekitar 200.000 butir.

  • Alat indera

1.  Gurita memiliki penglihatan yang baik. Pupil gurita berbentuk seperti lubang celengan sehingga dikuatirkan menderita kelainan refraksi berupa astigmat, tetapi ternyata tidak jadi masalah bagi gurita yang berburu dengan penerangan yang kurang. Mata gurita “bisa” membedakan polarisasi cahaya tetapi sepertinya buta warna. Dua organ khusus yang disebut statocyst yang terhubung dengan otak berfungsi sebagai alat pendeteksi posisi horizontal. Orientasi mata gurita dijaga oleh gerak otonomik (refleks) sehingga bukaan pupil selalu horizontal.

2. Gurita memiliki indra perasa yang luar biasa tajam. Alat hisap pada lengan gurita dilengkap dengan kemoreseptor sehingga gurita bisa merasakan benda yang disentuh. Lengan-lengan gurita memiliki sensor tekanan untuk mendeteksi lengan mana saja yang sedang dijulurkan, tetapi memiliki kemampuan proprioseptif (perasaan posisi dan pergerakan badan) yang sangat rendah.

  • Mobilitas

Gurita bergerak dengan cara merangkak dan berenang. Gurita bisa bergerak cepat sekali sewaktu sedang lapar atau sewaktu dalam bahaya.

  • Gurita terkecil di dunia

Tercatat gurita terkecil di dunia adalah jenis octopus wolfi, yang memiliki panjang hanya 2.5 cm dan beratnya cuma 1 gram.

  • Hewan soliter

Gurita termasuk hewan penyendiri, hanya ketika ingin berkembang biak mereka akan mencari pasangan.

Gurita Hewan yang Cerdas

Tak hanya memiliki keunikan, gurita juga di kenal dengan hewan yang cerdas. Seperti yang kita ketahui, pada tahun 2010 silam gurita bernama Paul telah berhasil meramal kemenangan dari pertandingan Piala Dunia 2010. Karena tebakannya, banyak orang awam menganggap bahwa hewan ini adalah hewan peramal.

Sebenarnya kekuatan menebak yang dimiliki gurita Paul bukan dari kekuatan magis atau supranatural. Kekuatan menebaknya berasal dari tingkat intelegensi yang tinggi dibandingkan hewan laut lainnya dan kepintarannya ini tercermin dari keunikan tingkah lakunya. Tidak heran kalau satwa ini menjadi hewan paling cerdas di antara semua hewan invertebrata.

Mulut satwa ini terdapat dalam cincin lengan. Pada bagian dalam mulut terdapat sepasang rahang yang saling tumpang tindih berbentuk seperti paruh kakatua terbalik dan juga gigi parut atau radula. Dalam genom gurita juga ditemukan gen yang dapat membuatnya dapat mengecap rasa menggunakan penghisap. Penghisap ini juga berfungsi untuk menangkap mangsa.

Selain itu juga ditemukan gen yang dapat bergerak pada genom (dikenal sebagai transposon), yang mungkin berperan dalam meningkatkan pembelajaran dan memori, keistimewaan itu membuat hewan ini memiliki ingatan jangka pendek dan jangka panjang.

Menurut Wood et al gurita memiliki dua mata yang besar dan menonjol di sekitar pinggiran kepala. Ia punya medan penglihatan hampir 360˚ sehingga mampu mendeteksi mangsa dan musuh. Matanya memiliki kelopak mata, kornea, lensa dan retina yang mirip dengan mata hewan vertebrata. Mata dapat digerakkan, menutup, membuka, dikedipkan serta dapat memfokuskan dengan baik bayangan obyek yang terlihat.

Disamping itu, satwa ini juga sebagai gambaran monster legendaris penguasa lautan yang dikenal dengan nama ‘Kraken’. Kraken adalah seekor monster yang digambarkan sebagai makhluk raksasa yang berdiam di lautan wilayah Islandia dan Norwegia. Makhluk ini disebut sering menyerang kapal yang lewat dengan cara menggulungnya dengan tentakel raksasanya dan menariknya ke bawah laut.

Kata Kraken sendiri berasal dari kata “Krake” bahasa Skandinavia yang merujuk kepada hewan yang tidak sehat atau sesuatu yang aneh. Kata ini masih digunakan di dalam bahasa Jerman modern untuk merujuk kepada Gurita. Begitu populernya makhluk ini sampai-sampai ia muncul dalam film-film populer seperti Pirates of the Caribbean dan Clash of The Titans.

Mungkin banyak yang mengira Kraken adalah monster khayalan atau bagian dari dongeng, namun sebenarnya tidak demikian. Sebutan Kraken pertama kali muncul dalam buku Systema Naturae yang ditulis Carolus Linnaeus pada tahun 1735. Bapak Linnaeus adalah orang yang pertama kali mengklasifikasi makhluk hidup ke dalam golongan-golongannya. Dalam bukunya itu, ia mengklasifikasikan Kraken ke dalam golongan Chepalopoda dengan nama latin Microcosmus, sehingga kraken (gurita) menjadi sebuah cikal-bakal dalam perjalanan sains modern.

Itulah, hal mengenai gurita dari mulai di klaim sebagai alien hingga hewan paling cerdas. Menurut kamu, apakah gurita hewan cerdas? atau kamu setuju dengan pendapat para ilmuwan tentang gurita adalah alien?